SABBAT DAN HARI PENTAKOSTA

 

***************************************************************************************************************************

   

   

   

   

   

    

 

Sabbat pertama adalah Sabbat Perorangan; Sabbat kedua adalah Sabbat Rumah Tangga; Sabbat Ketiga adalah Sabbat Persekutuan; Sabbat Keempat adalah Sabbat Rumah Tangga, demikian pula halnya dengan Sabbat Kelima dan Sabbat Keenam; kemudian Sabbat Ketujuh adalah Sabbat Agung.

 

Sabbat Pertama adalah Sabbat di mana seseorang mengukuhkan Sabbat bagi dirinya, sebagaimana Sabbat sebagai hari yang dikuduskan bagi Allah telah mengukuhkannya sebagai hamba Allah dan pengelola dunia yang telah dikaruniakan Allah kepadanya.

 

Sabbat kedua, keempat, kelima dan keenam adalah hari-hari Sabbat di mana seseorang berbakti kepada Allah atas nama, bersama dan demi rumah-tangganya; supaya Allah mencurahkan berkat dan kasih-karuniaNya ke atas keluarga yang menguduskan hari Sabbat itu sesuai dengan perintahNya. Dengan cara demikianlah seorang kepala keluarga meneguhkan kesucian Sabbat di antara keluarganya.

 

Sabbat Ketiga adalah hari Sabbat di mana seseorang berkumpul bersama para sahabat dan kerabatnya yang terpanggil untuk menguduskan hari Sabbat Tuhan, supaya mereka menyembah dan berbakti kepada Allah yang telah memberkati mereka.

 

Sabbat Ketujuh adalah Sabbat Agung, yaitu Sabbat daripada Sabbat, di mana nama Tuhan dipermuliakan dan perjanjiaNya diteguhkan di antara umatNya.

 

Hari minggu pertama mendahului hari Sabbat Pertama, hari minggu kedua mendahului hari Sabbat Kedua, dan demikian seterusnya hingga hari minggu ketujuh yang mendahului hari Sabbat Ketujuh. Demikianlah ketujuh hari pertama dari tiap minggu dan ketujuh hari Sabbat menjadi bagian dari keempat puluh sembilan hari perjalanan iman umat Allah. Akan tetapi dalam perjalanan ketujuh minggu yang diberkati itu hari minggu setelah hari Sabbat Ketujuh adalah juga hari Pentakosta, yaitu hari yang kelima puluh, yang menjadi hari pesta panen dan pengucapan syukur di masa kini diperingati tiga peristiwa atau kejadian agung, yaitu: Peristiwa Penciptaan Alam, Peristiwa Kebangkitan Almasih dan Peristiwa Turunnya Roh Kudus.

 

Dalam suasana panen raya dan pengucapan syukur yang penuh suka-cita Maka pada hari yang kelima puluh itu memancarlah  dengan gemilang kemuliaan ketujuh hari Sabbat, sehingga hari itu menjadi kesempurnaan dari keempat puluh sembilan hari yang telah dilalui. Pada hari itulah Allah, Firman Allah dan Roh Allah, yaitu Allah yang esa, dimuliakan oleh hamba-hambaNya yang telah dipilih oleh karena kasih-karunia Tuhan Yesus Kristus.

 

Demikianlah mengenai ketujuh hari Sabbat dan hari Pentakosta yang sarat dengan anugerah Allah, yang dijadikan pedoman bagi orang-orang yang terpanggil untuk menguduskan hari Sabbat Tuhan, sesuai dengan perintah Allah, yang telah disampaikanNya kepada umat manusia, melalui pekerjaan Firman dan Roh Allah dalam keadaan dan pemerintahanNya yang kekal abadi.

 

Sabtu, malam minggu, 27 Oktober 1990, setelah hari Sabbat Pertama (43), menjelang hari minggu kedua.         

[Back] 

 

[Ben Poetica]

COLDA Air Minum Sehat               COLDA Mineral Spring Water              Sumber Air Pegunungan diproses secara Higienis      *** COLDA ***

 

Air Minum_C O L D A_ Air Minum 

Mineral Drinking Water

Hubungi Customer Service :

Jl. Palmarah Barat No. 353 / Blok B2 Jakarta Selatan

Phone: (62-21) 530 4843, 7062 1108

 Copyrightsoneta.org 2004  
 For problems or questions regarding this web contact
[admin@soneta.org] 
Last updated: 11/28/2007